Monday, June 29, 2015

Warna  dapat diartikan sebagai hasil persepsi dari cahaya dalam spektrum wilayah yang terlihat oleh retina mata, dengan panjang gelombang antara 400nm sampai dengan 700nm. Untuk dapat memproses data dari nilai warna tertentu maka dibutuhkan sebuah suatu Model warna. Model warna adalah model matematis abstrak yang menggambarkan cara agar suatu warna dapat direpresentasikan sebagai baris angka, biasanya dengan nilai-nilai dari tiga atau empat buah warna atau komponen, misalnya RGB (Red-Green-Blue) , CMYK (Cyan-Magenta-Yellow-Key/Black), HSI (Hue-Satruation-Lightness), atau HSV (Hue-Satruation-Value).
gambar color space

Gapat dilihat pada gambar 3. pada dasarnya susunan warna terdiri adari tiga warna pokok yaitu R (Red), G (Green), dan B(Blue). Formulasi dari nilai tiga warna tadi akan menghasilkan nilai warna yang berbeda. HSV merupakan kependekan dari Hue, Saturation, dan Value. Dimana karakteristik pokok dari warna tersebut adalah:
a.       Hue:  merepresentasikan nilai warna sebenarnya, seperti merah, violet, dan kuning dan digunakan menentukan kemerahan (redness), kehijauan (greeness), dan sebagainya.
b.       Saturation:  merepresentasikan chroma (kemurnian atau kekuatan warna).
c.       Value :  merepresentasikan kecerahan dari warna. Nilainya berkisar antara 0-100 %. Apabila nilainya 0 maka warnanya akan menjadi hitam, semakin besar nilai maka semakin cerah dan  muncul variasi-variasi baru dari warna tersebut. Untuk melakukan konversi nilai RGB ke HSV sebagai berikut.

Untuk dapat merubah nilai RGB menjadi nilai HSV dapat menggunakan teori Travis, sebagai berikut:

a.      Mendapatkan nilai H (hue)

Rumus pengolahan RGB untuk mendapatkan nilai Heu
b.      Mendapatkan nilai S (Saturation)



c.       Mendapatkan nilai V(Value)




Berikut adalah gambaran interface yang telah saya buat untuk proses konversi RGB to HSV. software ini saya tambahkan fitur untuk proses menentukan range nilai RGB to HSV pada pemrograman citra dengan library openCV. Jika teman-teman belum mempunyai software Visual studio dapat didownload disini.

Keterangan:
a.       Parameter RGB threshold 1.
b.      Picture box tampilan warna threshold 1.
c.       Nilai HSV untuk threshold 1.
d.      Konversi data threshold 1 untuk openCV.
e.       Scroll bar untuk mendapatkan nilai konstanta R,G,dan B.
f.       Listing program untuk menentukan ambang nilai threshold.
g.      Nilai HSV untuk threshold 2.
h.      Konversi data threshold 2 untuk openCV.
i.        Picture box tampilan warna threshold 2.

Bukan hanya itu saja software telah saya lengkapi dengan proses pengambilan sample warna secara langsung dengan cara melakukan klik pada image video source player. sehingga memudahkan untuk proses pengambilan data.


Gambar Proses pengambilan data secara manual dengan mengatur scroll pada HsScroll bar


Gambar proses pengambilan data dengan menggunakan fasilitas mouse click pada warna yang di tuju

Bari gambar di atas terdapat listing program dari openCV yang bertujuan untuk tracking objek berwarna orange. Untul list program dam penjelasan image processing dapat di lihat di sini. berikut adalah video uji coba dari image processing di raspberry memanfaatkan library openCV. berikut adalah uji coba color tracking dari percobaan di atas.







untuk aplikasi software konversi yang saya buat dapat di download di sini.

Dan untuk source code color threshold menggunakan HSV anda dapat belajar di posting yang terbaru saya:

5



3 komentar:

  1. knp harus di konversi ke HSV mas? knp tidak langsung pake RGB saja untuk color filtering?

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena di library opencvnya mengharuskan pakai HSV mas, kemudian pakai HSV range warnanya lebih besar

      Delete
  2. Mas gimana cra install library opencvnya?

    ReplyDelete