Thursday, February 23, 2017


Salam Otomasi...

Kali ini saya akan sedikit menjelaskan mengenai bagaimana cara melakukan komunikasi PLC Omron dengan menggunakan protokol C-Command. Sebelumnya teman-teman harus tahu apa itu protokol?, protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

Sama halnya dengan C-Mode Command adalah sebuah protokol yang telah ditetapkan oleh OMRON agar dapat melakukan komunikasi atau kerja dari PLC itu sendiri. Ada beberapa intruksi dasar yang penting yang harus anda ketahui dalam C-Mode Command seperti:

  1. Akses Timer 
  2. Akses Counter
  3. Akses CIO
  4. Akses Data Memory
  5. dan Mengubah Status dari PLC OMRON apakan dalam keadaan Run, Program, atau Monitoring.
Selain 5 Instruksi diatas ada banyak lagi kode yang bisa anda pelajari seperti pada Gambar 1.


Gambar 1. C-Mode Command

Untuk data sheet C-Mode Command PLC omron dapat anda download pada pada Link Berikut ini:



Selanjutnya anda harus membuat converter connector serial RS 232 ke PLC agar PLC anda dapat melakukan komunikasi. Untuk rangkaian konverter dapat dilihat seperti pada Gambar 2 dibawah ini:


Gambar 2. Konfigurasi kabel serial PLC ke computer.

Ok... jika sudah selesai sampai tahap ini berikut adalah protokol umum yang digunakan dalam C-Mode Command.


Keterangan:
  • @: Harus ditambahkan pada awal perintah.
  • Unit number: bernilai BCD 0-31 untuk setiap unit host Link.
  • Header code: kode perintah ditentukan dgn  dua karakter.
  • Teks: Set parameter sesuai dengan kode perintah.
  • FCS: Hitung 2 karakter FCS  di host  komputer. Untuk rincian  menghitung FCS, lihat dibagian perhitngan FCS dibawah.
  • Terminator: Tanda “*” dan CR (CHR $ (13))  dua karakter untuk menunjukkan akhir perintah


FCS (Frame Check Sequence) adalah hasil konversi 8-bit data ke 2 digit karakter ASCII. Ke 8-bit data merupakan hasil dari exclusive OR secara berurut (sequence) karakter pertama hingga karakter terakhir pada sebuah frame. Perhitungan FCS ini kita letakkan dalam event kotak perintah (command box).

Jika format yang dikirim benar maka PLC akan merespon dengan format sebagai berikut:

Keterangan:
  •  @: Harus ditambahkan pada awal frame respon.
  • Unit number: bernilai BCD 0-31 untuk setiap unit host Link.
  • Header code: Kode perintah yang diterima dikembalikan.
  • End code: Hasil  eksekusi perintah (status, kesalahan, dll) .
  • Teks:  hanya jika ada perintah membaca data memori.
  •  FCS: FCS 2 karakter  , untuk cek kesalahan
  • Terminator: Dua karakter yang menunjukkan akhir perintah.
Sedangkan untuk mendapatkan konde FCS dapat dilihat pada contoh berikut ini:


Sekian penjelasan saya mengenai FCS dan C-Mode Command Pada PLC OMRON. Semoga bermanfaat :)

Jika teman-teman ingin membuat basic interface serial PLC dan Visual Basic, teman-teman dapat download program yang telah saya buat diposting sebelumnya pada link berikut ini. 

PESAN KHUSUS UNTUK MAHASISWA SAYA:
"BOLEH DI COPY PASTE ATAU DI DOWNLOAD PROJEKNYA TAPI HARUS DI EDIT DAN PAHAM APA MAKSUD DARI PROGRAM NYA, BIASAKAN BELAJAR DARI HAL YANG KECIL JANGAN SELALU INGIN YANG PRAKTISNYA SAJA...!!!"

Selamat_Belajar.














0 komentar:

Post a Comment